Kamis, 29 Januari 2015

Fenomena Selfie



 Anda pasti tak asing lagi dengan istilah "selfie". Dan mungkin anda bahkan saya sekalipun sering melakukan gaya itu. Istilah itu sekarang sudah seperti fenomena baru bagi kalangan manusia sekarang.
Namun, tahukah Anda jika gaya foto "selfie" sebenarnya sudah ada di awal abad 19?

Foto "selfie" sendiri baru jadi tren dalam beberapa tahun terakhir dan berlomba-lomba diupload di media sosial.
Ada beberapa fakta tentang foto selfie  :

1. Selfie pertama tahun 1839
Serba-serbi Selfie di Dunia
   Selfie pertama dilakukan oleh seorang pria bernama Robert Cornelius pada tahun 1839. Ia mengambil foto dirinya sendiri di toko keluarganya di Philadelphia. Di balik foto tersebut ia menulis, “The first light picture ever taken. 1839“.

2. Selfie anti-mainstream tahun 1966
Buzz Aldrin adalah orang pertama yang ber-foto gaya selfie dengan latar belakang bumi. Selfie ini dia lakukan ketika sedang menjalani misi Gemini 12 pada November 1966. Buzz ditugasi untuk memotret sinar ultraviolet yang dipancarkan bintang. Ketika matahari mulai muncul, ia memotret dirinya sendiri. Kemudian ia membagi fotonya ini lewat account Twitternya, @TheRealBuzz.

3. Diperkenalkan Flickr tahun 2004
Kata selfie pertama kali muncul di Flickr pada tahun 2004, namun butuh hampir satu dekade sampai menjadi populer.

      4. Terkenal sejak 2012
Penggunaan istilah selfie dalam bahasa Inggirs naik 17,000 persen sejak akhir 2012. Majalah Time memasukan istilah ini dalam top 10 buzzwords 2012.



5. Masuk kamus Oxford sejak Agustus 2013
Menurut Oxford, selfie diartikan sebagai “a photograph that one has taken of oneself, typically one taken with a smartphone or webcam and uploaded to a social media website.” Pada tahun 2013 selfie juga mendapat predikat word of the year.

6. Muncul istilah “selca”
Istilah selca ini adalah kombinasi dari “self” dan “camera“. Diperkenalkan oleh selebriti Korea.

7. Miley Cyrus Ratu Selfie di Twitter
Selebriti kelahiran 23 November 1992 ini adalah selebriti dengan selfie terbanyak. Ia telah membagi 121 selfie di akun twitternya sampai Oktober 2013. Diikuti oleh Tyra Banks dengan 62 selfie dan Kendall Jenner dengan 35 selfie .

8. Kylie Jenner Ratu Selfie di Instagram
Sejak membuat akun Instagram pada Juni 2012, Kylie Jenner telah menjadi selebriti dengan selfie terbanyak di jejaring Instagram, yaitu sebanyak 451. Diikuti oleh Snoop Dogg dengan 271 selfie dan Ariana Grande dengan 243 selfie .

9. Selfie peraih Oscar
Ellen DeGeneres berhasil mengumpulkan 11 selebritis, Jared Leto, Jennifer Lawrence, Channing Tatum, Meryl Streep, Julia Roberts, Kevin Spacey, Brafley Cooper, Brad Pitt, Peter Nyong’o, Lupita Nyong’o, Angelina Jolie dan dirinya untuk selfie bersama. Foto dengan caption, “If only Bradley’s arm was longer. Best photo ever. #oscars” ini berhasil mendapat lebih dari 3,000,000 retweet.

10. Mayoritas perempuan
Perempuan memang lebih banyak selfie daripada laki-laki. Namun, laki-laki di atas 30 tahun lebih banyak membagi selfienya di media sosial daripada perempuan di atas 30 tahun.

Itu beberapa fakta fakta tentang selfie yang saya ketahui dan beberapa hasil dari search google :v , namun masih ada banyak fakta tentang selfie yang unik lainnya. Mungkin akan saya bahas lain waktu.


Pose your Mood !  <3


Continue Reading...

Jumat, 23 Januari 2015

Sejarah Ditemukannya Kamera

Pesta ulang tahun, liburan bersama keluarga, ataupun berbagai moment penting lainnya sangat berharga untuk diabadikan. Tinggal ambil kamera atau kamera di handphone mu, dan “klik” moment berharga tersebut sudah dapat kalian abadikan. Nah, sebenarnya bagaimana sih awal mula ditemukan kamera? Apakah kamera tempo dulu bentuknya seperti kamera saat ini? Yuk kita menjelajah masa lalu..

Kamera merupakan alat yang berfungsi untuk menangkap dan mengabadikan gambar. Saat ini kamera dapat menghasilkan sebuah gambar yang dapat langsung kita lihat hasilnya, tidak seperti kamera pada awal mula ditemukannya yang membutuhkan berbagai proses sebelum kita dapat melihat hasilnya.

Kamera juga digunakan untuk menangkap objek yang sedang bergerak seperti kamera video, kamera mikro, kamera sensor dan lain sebagainya. Perkembangan kamera pun telah meliputi berbagai bidang, seperti pada bidang sinematografi, pendidikan, kedokteran, dan bahkan sampai pada bidang sistem pertahanan dan keamanan pun tidak terlepas dari penggunaan teknologi kamera ini.

Sebenarnya usaha manusia untuk mengabadikan apa yang dilihat oleh mata telah dimulai sejak 336 Sebelum Masehi (SM). Pada waktu itu Aristoteles memperkenalkan teknologi ‘lubang jarum’. Aristoteles mengatakan bahwa cahaya yang melewati lubang kecil akan membentuk kesan atau gambar atau image. Metode yang diperkenalkan Aristoteles inilah yang dijadikan prinsip dasar teori yang terus digunakan dalam pengembangan teknologi fotografi.

Sesuai dengan prinsip kerja tersebut pada abad ke-11 ditemukan kamera yang diberi nama Camera Obscura. Obscura berasa dari bahasa Latin yang berarti ruang gelap. Kamera ini berbentuk ruangan khusus yang di dalamnya dipantulkan cahaya yang terdiri dari dua lensa konveks. Camera obscura pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan muslim yang bernama Alhazen antara tahun 965-1039 Setelah Masehi. Sejak saat itu para ilmuwan arab telah disibukkan dengan penggunaan-penggunaan kamera tersebut.

Pada tahun 1267, camera obscura disempurnakan oleh Roger Bacon. Dia menambahkan beberapa cermin untuk memantulkan cahaya yang masuk lewat lubang. Hasil pantulan tersebut menciptakan proyeksi gambar kondisi di luar. Peristiwa proyeksi kondisi yang "dibawa" cahaya tersebut, disebut sebagai ilusi optikal.

Seorang matematikawan asal Italia, Gerolomo Cardano, antara tahun 1501-1576 memperkenalkan teknologi orbem e vitro, yang kemudian disebut sebagai nenek moyang lensa kamera. Teknologi ini menggunakan dua cermin cembung yang berfungsi sebagai lensa, sehingga cahaya yang masuk mengalami dua kali pemantulan.

Tahukah kamu bahwa lensa mempunyai peran yang penting pada sebuah kamera. Tanpa lensa, kamera tidak akan bisa mengambil gambar. Tugas lensa adalah mengambil cahaya dari subyek agar masuk ke dalam fokus sehingga bisa menghasilkan gambar yang bagus.

Pada tahun 1660-an ilmuwan Inggris yang bernama Robert Boyle dan asistennya Robert Hooke menemukan kamera portable (bisa dipindah-pindah) obscura. Pada tahun 1685, Penemuan mereka ini disempurnakan lagi oleh Johann Zahn. Kamera ini cukup praktis dan cukup kecil untuk dapat digunakan dalam bidang fotografi. Kamera ini sering kita lihat pada film-film bertema jaman dahulu. Kamera ini memakai lampu kliat yang meledak dan mengeluarkan asap. Dengan penemuan baru tersebut mulailah kamera dikenal oleh masyarakat luas.

Barulah pada akhir abad ke 16, seorang ilmuwan dan penulis bernama Giovanni Battista della Porta dari Itali mengembangkan camera obscura. Ia mencoba mengadakan eksperimen dengan menggunakan sebuah lensa sederhana untuk mempertajam proyeksi bayangan yang masuk melalui lubang. Walaupun hasilnya masih jauh dari sempurna, namun langkah ini telah menandai mulai digunakannya sebuah lensa dalam pengembangan camera obscura.

Pada abad ke-17, orang-orang berpendapat bahwa tidak bisa sembarang lensa yang bisa digunakan pada camera obscura. Maka dibuatlah lensa konveks yang berfungsi untuk menghasilkan gambar yang lebih jelas dan lebih tajam. Pada waktu itu kamera obscura ini sudah berbentuk menjadi sebuah kotak yang mudah untuk dibawa dan dipindahkan.

Orang yang berjasa menyempurnakan kamera adalah Jacques Daguerre pada tahun 1837. Pada waktu itu ia menemukan lempengan yang diletakkan dalam alat camera obscura, hingga bisa langsung menyerap proyeksi gambar yang terpantul. Teknik mencetak karya Daguerre ini kemudian disebut daguerreotype. Namun teknik ini memuliki kelemahan yaitu hanya bisa bisa mencetak gambar sebanyak satu kali. Teknik ini kemudian dijual kepada pemerintah Perancis pada tahun 1839. Teknik mencetak gambar ini kemudian menjadi tersebar ke seluruh Eropa dan Amerika.

Lalu muncul teknologi baru yang bisa memperbanyak foto lewat kertas film negatif. Teknik baru yang disebut dengan calotype ini ditemukan oleh William Fox Talbot dari Inggris pada tahun 1844. Meski cetakannya tidak sebagus foto Daguerre, tapi dia bisa memperbanyak hasilnya berapapun jumlahnya. Proses ini kemudian dinamakan photography, dan kemudian diakui sebagai inspirator proses foto modern.

Setelah Daguerre dan William Talbot, pada tahun 1852, Frederick Scott Archer membuat temuan mencetak foto yang lebih cepat. Hanya dalam waktu 3 detik saja!! Caranya adalah dengan mencetak gambar pada saat plat film masih dalam keadaan basah. Teknik ini kemudian dinamakan collodion.

Pada tahun 1871, Richard Maddox menemukan gelatin, sebuah bahan yang digunakan untuk mencetak foto. Bahan ini menggantikan piringan kaca fotografik. Dengan penemuannya ini, gambar bisa dicetak lebih banyak dan kualitasnya lebih bagus. Ketika itu, kamera sudah ada yang lebih handy alias bisa ditenteng. Ini merupakan awal dari proses produksi massal film.

Tahun 1888 kamera Kodak portable box diperkenalkan oleh Eastman ke publik. Alat ini lebih ringkas dan sederhana daripada alat-alat fotografi sebelumnya. Alat ini sudah bisa digunakan oleh setiap orang, karena mudah digunakan.

Memasuki abad ke-20, penemuan di bidang kamera terus berlanjut dan teknik-teknik dalam fotografi pun berkembang dengan pesat. Pada tahun 1924, Leitz memperkenalkan Kamera Leica yang kecil dan sederhana dalam penggunaannya. Kamera ini kemudian menjadi standar para jurnalis di masa itu. Kemudian pada tahun 1947, Edwin Land menemukan kamera Polaroid yang memungkinkan untuk mencetak gambar secara langsung tanpa memiliki negatif film, karena film instant digunakan langsung di dalam kamera tersebut.

Kamera video yang bukan hanya bisa merekam gambar bergerak, tapi juga suaranya berhasil diciptakan oleh Philips dan Sony pada tahun 1979. Mereka juga memperkenalkan kaset video sebagai media perekamnya.

Kemudian pada tahun 1986, Kodak berhasil menemukan teknologi fotografi tanpa film, yakni melalui sebuah sensor pada kamera yang bisa merekam 1,4 juta elemen gambar. Kemampuan merekam gambar inilah yang kemudian disebut sebagai megapixles. Selanjutanya pada tahun 1990, Kodak memperkenalkan kamera digital pertama di dunia
.
Continue Reading...
Cute Rocking Baby Monkey

Followers

Blogger news

Follow The Author